Wednesday, 8 October 2008

MeNYesaLkaH SaYa ???

Beberapa waktu yang lalu ( 5 Sept 2008) di sebuah cafe di Dago atas di Bandung, saya terlibat suatu pembicaraan dengan seorang temen yang pada awalnya sih dia yang mau bercerita bout his problem dalam hidupnya selama ini, makanya kita memilih cafe tersebut biar lebih santai untuk bercerita….. but ntah kenapa dia ga jadi bercerita, bukan ga jadi sih tapi tidak semua hal dia dapat bercerita…dan saya pun tidak mungkin kan untuk memaksanya bercerita….. setelah dia bercerita mengenai kehidupannya. dia balik bertanya how bout me?

setelah saya bercerita tentang saya, keluarga,saya anak keberapa, orang tua saya, temen saya ini menanyakan gimana pekerjaan saya, apa saja sih yang saya kerjakan setiap hari nya, secara saya dan dia baru berkenalan kurang lebih 24 hari. Pastinya dia ga ngerti dengan apa saja yang saya kerjakan, yang saya dengar dari commentnya dia adalah kayanya baru beberapa hari mengenal tentang saya dia sudah melihat saya berpergian ke 5 kota untuk suatu pekerjaan dalam 14 hari dia mengenal saya. Yang dia tanyakan ga ada yang complain kamu pergi-pergi terus seperti ini ? dan ada satu pertanyaan yang bikin saya mikir. ” Kamu ga nyesel ga ngikutin orang tua kamu jadi dokter? kan secara pendapatan lumayan kalo jadi dokter… huhuhuhuhu…. apalagi setelah dia tau bahwa saya diterima disalah satu Fak kedokteran dan ga saya ambil karena saya ga mau kuliah di kedokteran. dan saat itu saya ga tau harus menjawab apa…yang saya ingat adalah teman saya berkata sesuatu yang ga bisa saya lupakan sampai saya menulis blog ini…..

Iya sihhh jujur ajah kalo dipikirin kuliah di Psikologi nanggung banget….

coba kalau saya dulu memilih kuliah di kedokteran maybe saat ini saya sudah buka praktek dan sudah memiliki klinik sendiri (amien). Yah kalo dipikirin lagi 3 tahun kerja kalo dilihat secara materi, pastilah saya belum puas, mana umur juga terus bertambah, ya tapi satu dan beberapa hal lain yang saya dapat lakukan adalah terus berusaha, karena saya yakin setiap hal yang saya lakukan dengan sepenuh hati, pasti hasilnya juga baik. Dan pastinya semua hal apapun itu harus dilakukan dengan sebaik mungkin…. apapun itu pekerjaannya, kalo kita melakukannya dengan baik dan menunjukkan performance kerja yang baik pasti kita akan mendapatkan hasil yang baik juga.

Dan yang pasti selalu bersyukur atas apapun yang bisa saya lakukan dan saya dapatkan.



TRuLLY

Truly



By : Lionel richie

Girl, tell me only this
That I’ll have your heart for always
And you want me by your side
Whispering the words I’ll always love you

Bridge:
And forever I will be your lover
And I know if you really care
I will always be there

Now I need to tell you this
There’s no other love like your love
And i,as long as I live,
I’ll give you all the joy
My heart and soul can give

Bridge:
Let me hold you
I need to have you near me
And I feel with you in my arms
This love will last forever

Chorus:
Because I’m truly
Truly in love with you girl
I’m truly head over heels with your love
I need you, and with your love I’m free
And truly,you know you’re alright with me


Monday, 6 October 2008

UnTuK YanG TuLus MenCinTai & TiDaK PeRNaH MeNdaPaTkaNnYa

Untuk yang selalu mencintai dengan tulus dan tidak pernah merasakannya…..

Ini ada sebuah cerpen yang touchy...have a nice read

Air matanya mulai menetes ke kemeja hitamnya, di depannya ada sesosok tubuh pria...
Pria itu adalah Ryan, seorang pria yang sudah tidak bernyawa...
yang pernah amat mencintainya dengan sepenuh hatinya, yang selalu perhatian kepadanya dan yang sering membuat hatinya begitu jengkel dengan aturan-aturan yang diterapkan oleh Ryan.
Jessy, nama wanita yang sedang menangis itu..........
Dulu, Ryan selalu mengatakan ” Jes, please sayangi gw dan jangan tinggalin gw” ,
” Jes, please tunjukkin kalo loe emang sayang ama gw”
semua ucapan yang pernah dikatakan oleh Ryan, mengiang di telinganya.
Tanggal 12 Maret 2028 itulah hari kematian Ryan, menjelang detik-detik kematiannya,
Ryan hanya mengucapkan betapa dia mencintai Jessy dan bertanya apakah Jessy juga mencitainya.

Jessy teringat semua hal yang pernah dia lakukan bersama Ryan, mulai dari hal kecil hingga hal besar, mulai yang membuatnya senang hingga yang membuatnya sedih.
Jessy teringat betapa Ryan selalu hadir untuknya, selalu menunggunya di depan pintu rumahnya ketika Jessy pulang dari luar kota...
Ryan membantunya ketika Jessy akan pindahan kerumah barunya, Ryan selalu mengiyakan semua permintaan Jessy...
Ryan selalu mengantar kemanapun Jessy ingin pergi, Ryan selalu mendengarkan keluh kesah tentang pekerjaan yang dihadapi Jessy.
Ryan selalu ada selalu menyediakan waktu untuk Jessy, namun Jessy menyadari bahwa semuanya telah terlambat ketika dia merasa semua yang didapatnya dari Ryan adalah hal terindah yang dia pernah rasakan.
Sekarang Ryan sudah tidak ada di dunia ini.
Jessy teringat mengapa ketika dahulu Ryan berbicara dan bercerita, Jessy hanya mendengar nya dengan setengah hati, Jessy jarang menanggapi apa yang dikatakan oleh Ryan, Jessy selalu melawan apa yang di katakan oleh Ryan, Jessy tidak pernah bertanya apa yang sedang di rasakan oleh Ryan, Jessy selalu ingin menang sendiri, bahkan Jessy dahulu mengatakan kepada Ryan bahwa ” Siapa juga yang ingin kalah” , sekarang semua hal itu tinggal kenangan, kenangan yang tidak bisa dikembalikan. Sekarang apakah Jessy menyesal telah melewatkan semua hal yang indah dengan begitu saja??? Menyesal?? Walaupun menyesal atau tidaknya, Ryan tidak akan pernah mengetahuinya, yang pasti Ryan ketahui adalah dia begitu menyangangi dan mencintai Jessy.
Dan Jessy menemukan tulisan di selembar kertar berwarna biru di saku kemeja Ryan... dan inilah Tulisan terakhir Ryan sebelum Ryan meninggal......

"kamu adalah matahari yang siap menyinari keceriaan hari-hariku....
tapi kamu ga pernah bertanya apa yang membuat ku bisa ceria....

kamu adalah secangkir kopi yang siap menemani lamunanku....
kamu cuman siap menemani tapi ngga pernah mau peduli apa yang ada dilamunan ku.

kamu adalah sebuah obat yang siap menjaga dan merawatku ketika sedang sakit....
tapi kamu ngga pernah mau tau kenapa aku bisa sakit...

Cinta tidak perlu di ungkapan…. Karena mencintai bukan dari mata….
Dan cinta tidak punya mata….. tapi cinta dari bathin dan mata hati……


inti dari cerita ini adalah : Thanks to God kalo kamu-kamu uda ada yang mencintai, sadarlah setiap orang punya perasaan, jangan sia-siakan cinta yang kamu dapat, semua hal hanya terjadi sekali dalam hidup ini

”Peace in Mind”

ShaNgHai NiGhT

So BeauTifuLL....ShaNgHai At DeCembeR... And SNow!!!!!